Selasa, 04 September 2018

Abstrak: Pengaruh Earning Per Share, Price to Book Value, Return on Asset, dan Return on Equity Terhadap Harga Saham Sektor Keuangan.


Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS), Price to Book Value (PBV), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE) secara simultan maupun parsial terhadap harga saham pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari ICMD dan sumber pendukung yang lain. Teknik pengambilan sampel diambil dengan metode purposive sampling sebanyak 237 perusahaan sektor keuangan dari 255 perusahaan yang terdaftar di ICMD. Data dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel EPS, PBV, ROA, dan ROE tahun 2010-2014 secara simultan dan parsial mempunyai pengaruh positif terhadap variabel harga saham. 

Sektor keuangan memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sektor jasa keuangan yang terdiri dari perbankan, asuransi, pembiayaan kredit, pasar modal, dan lembaga keuangan lainnya mempunyai peranan yang penting dan strategis bagi perekonomian Indonesia. Sektor keuangan bertumbuh 9,1% pada kuartal I 2016 dengan kontribusi ke Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,25% (m.cnnindonesia.com/ekonomi). Didukung sentimen positif terhadap ekonomi global, perbaikan ekonomi dalam negeri, dan kinerja sektor keuangan yang terus meningkat, para investor akan terus memburu saham perusahaan pada sektor keuangan.

Teori yang mendasari penelitian ini adalah Teori sinyal yang menjelaskan tentang bagaimana para investor memiliki informasi yang sama mengenai prospek perusahaan sebagai manajer perusahaan. Namun dalam kenyataannya manajer sering memiliki informasi lebih baik dari investor. Asimetri informasi merupakan suatu kondisi di mana informasi privat yang hanya dimiliki investorinvestor yang hanya mendapat informasi saja. Hal tersebut akan terlihat jika manajemen tidak secara penuh menyampaikan semua informasi yang diperoleh tentang semua hal yang dapat mempengaruhi perusahaan, maka umumnya pasar akan merespon informasi tersebut sebagai suatu sinyal terhadap suatu kejadian yang akan mempengaruhi nilai perusahaan yang tercermin melalui harga saham (Sulistyanto, 2008)

source https://journal.uny.ac.id/index.php/economia/article/view/13961/pdf

http://uny.ac.id
https://journal.uny.ac.id